Di indonesia anggota parlemen hingga masyarakat umum banyak melirik billboard untuk menyampaikan informasi

Di Indonesia, perwakilan masyarakat, artis, anggota parlemen dan masyarakat biasa melihat papan reklame untuk berbagai tujuan. Kita semua tahu bahwa Dedy Corbuzier mempromosikan Podcast nya salah satunya melalui Billboard, kemudian Ivan Gunawa akan sewa Billboard untuk informasi terkait billboard podcast deddy corbuzier. Elvira Buddy Irena, warga Bekasi, segera memasang papan reklame untuk menyambut artis idola. Konglomerat gila Surabaya memasang baliho berterima kasih kepada ayah dan ibunya. Tomy Wafa adalah orang Surabaya yang kaya raya, memasang papan iklan meberi kejutan istrinya Delta. Maraknya iklan digital masih berdampak kecil pada baliho tradisional yang menggunakan bahan fleksibel sebagai media informasi. Media semacam itu lebih murah daripada media digital berbasis panel LED. Era digital sudah dimulai, kini saatnya internet mengimplementasikan segalanya dan melakukan banyak perbaikan di berbagai bidang. Pengaruh iklan reklame eksternal terhadap kesadaran merek masih sangat kuat pada reklame tradisional. Menggunakan standar AIDA, fokus, perhatian, minat, minat dan tindakan. Hal tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia tidak meremehkan penggunaan billboard konvensional dibandingkan dengan panel LED. Hal penting yang harus diperhatikan adalah di mana papan buletin dipasang. Semakin tinggi trafik pada reklame, maka semakin tinggi pula kesadaran informasi pada reklame tersebut. Semakin banyak Anda melihat dan membaca, semakin mudah bagi pikiran untuk melewatinya.

Juga telah dilaporkan bahwa penggemar artis yang masuk dan keluar menyewa videotron untuk mengesankan pada hari ulang tahun mereka. Billboard digunakan tidak hanya untuk membuat nama untuk diri mereka sendiri dari perusahaan besar dan banyak anggota parlemen yang tertarik. Penggunaan baliho sebagai pernyataan pribadi berbeda dengan masyarakat.

Tren pemasangan billboard mungkin masih mungkin terjadi di masa depan bagi sebagian artis. Karena reklame yang ada di trotoar memang efektif menarik banyak orang. Membuat iklan atau promosi akan lebih berhasil ketika Anda memasang papan reklame. Nah, jika Anda ingin mengikuti tren ini, berapa biaya sewa billboard? Mulai dari Solops, harga billboard bervariasi dari -15-15 juta hingga Rp. Bambang Nugroho, kepala perancang kampanye iklan di Solo, pernah membangun reklame berukuran 8×16 meter seharga Rp 12 juta. Biro iklan tersebut juga memperkirakan biaya pemasangan reklame dalam satu bulan bisa mencapai puluhan juta. Pengacara Ditrino, Ashi, mengakui sewa reklame bulanan sebesar 23 juta birr. Penyedia iklan solo lainnya, Pelangi Advertising, mengatakan sewa billboard bulanan akan mencapai Rs 45 juta per bulan. Harga reklame yang diiklankan Pelangi bervariasi antara 15-45 juta rubel tergantung ukuran dan lokasi pemasangan. Sebab, biaya pemasangan reklame sebesar Rp 10-50 juta per bulan. Tergantung pada ukuran dan lokasi pemasangan.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *